Domain Name System (DNS): Fungsi, Cara Kerja dan Jenisnya

  1. Home
  2. »
  3. Pengertian
  4. »
  5. Domain Name System (DNS): Fungsi, Cara Kerja dan Jenisnya
Domain Name System (DNS) Fungsi, Cara Kerja dan Jenisnya

Teroopong – Domain Name System (DNS) adalah sistem yang memiliki peran krusial dalam internet. Ia bertugas menyimpan informasi mengenai domain dalam jaringan dan menerjemahkannya menjadi alamat IP yang dapat diakses. Ditemukan pada tahun 1983 oleh Paul Mackapetris, DNS menggantikan file hosts.txt yang digunakan sebelumnya.

Pengertian DNS Server

DNS server adalah server yang menangani permintaan untuk mengetahui alamat IP yang terkait dengan suatu domain. Sebagai contoh, ketika Anda ingin mengakses facebook.com, server DNS akan mencari IP address dari Facebook agar komputer Anda dapat mengaksesnya.

Baca juga:   Tipologi adalah: Pengertian, Penggunaan dan Contohnya

Fungsi DNS Server

  • Mencari Koneksi: DNS server bertugas menerjemahkan nama domain ke alamat IP yang sesuai, memungkinkan Anda untuk terhubung dengan situs web yang Anda tuju.
  • Pencarian Dinamis: DNS memungkinkan perubahan yang bersifat dinamis dalam alamat IP, memastikan bahwa informasi yang tersedia selalu akurat.
  • Pemeliharaan Database: Sebagai database besar, DNS menyimpan informasi mengenai alamat IP yang terkait dengan setiap nama domain, memudahkan pencarian saat Anda mengakses sebuah situs.

Cara Kerja DNS Server

  • Permintaan: Program resolver (seperti web browser atau aplikasi email) akan menghubungi server DNS untuk meminta alamat IP suatu domain.
  • Pencarian: DNS resolver akan mencari alamat host dalam file hosts dan cache DNS. Jika tidak ditemukan, resolver akan menghubungi server DNS untuk mencari alamat IP.
  • Respon: Server DNS akan memberikan respon berupa alamat IP yang diminta, kemudian diteruskan ke aplikasi yang meminta.
Baca juga:   Proxy Server: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Untung Rugi

Jenis-jenis Domain Name System

  • A Record: Memetakan nama domain ke alamat IP versi 4 (IPv4).
  • AAAA Record: Memetakan nama domain ke alamat IP versi 6 (IPv6).
  • MX Record: Mengarahkan domain ke server mail exchange.
  • CNAME Record: Membuat alias untuk suatu domain.
  • NS Record: Mengarahkan domain ke server DNS yang otoritatif.

Kesimpulan

Domain Name System adalah komponen vital dalam infrastruktur internet, memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web dengan mudah. Dengan menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, DNS memfasilitasi koneksi antara komputer dan server yang diinginkan. Dengan memahami fungsi, cara kerja, dan jenis-jenisnya, pengguna dapat lebih memahami pentingnya DNS dalam pengalaman berselancar di internet.

Baca juga:   Monitoring adalah: Pengertian, Fungsi dan Jenis-jenisnya
Artikel Terkait dan
Bisnis Hebat Dimulai dari Sini!

Isi Formulir Sekarang untuk Layanan Website, Branding, dan Medsos yang Profesional.

Daftar Isi